Dari Kunjungan Rombongan USIM Ke Ponpes Asshohwah, Terimakasih ! GISO Sukses Dan Bermanfaat

Jumat, 04 Agustus 2017

Bupati Lobar H.Fauzan Khalid saat menerima cindera mata dan paket Buku dan Al Qur'an dari perwakilan USIM
Lobar  (Asshohwah Media) – 
Program Global Islamic Student Outseacrh (GISO), sebuah program sosial budaya  rombongan mahasiswa, pelajar dan dosen Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) di Lombok, dan terpusat di Ponpes Asshohwah Al Islamiyah Gerung, telah berjalan suksses dan dirasa mendatangkan banyak manfaat  atau faidah, baik bagi masyarakat Lombok maupun Ponpes Asshohwah.

Program yang berlangsung selama Sembilan hari terhitung Minggu (23/7) hinga Senin (1/8), banyak menuai apresiasi  banyak kalangan. Melalu program GISO, rombongan USIM banyak melakukan kunjungan  serta aktifitas sosial budaya, serta memberikan sumbangan di sejumlah daerah di pulau Lombok. 

 Ketua rombongan USIM Prof. Dr. Rumaizudin Gazali mengatakan, sejatinya program  lawatan ke pulau Lombok khususnya Ponpes Asshohwah  Al Islamiyah, tidak lain bertujuan untuk menimba serta menambah wawasan, ilmu  sekaligus pengalaman di Pulau Lombok, khususnya Ponpes Asshohwah, yang untuk sekian kalinya telah dikunjungi sejumlah perwakilan USIM.

“Dulu kita juga  adalah santri, kami bangga dan senang berada di ponpes Asshohwah, kami  ingin bertukar pengalaman, menimba pengalaman dan ilmu baru disini,” kata  Rumaizudin. Diharapkannya melalui kunjungan dan program GISO , para mahasiswa dan pelajar  USIM belajar mengenal lebih jauh sistim social budaya di Lombok.

Mudir ponpes AAI Menerima Paket Al Qur'an dan Buku dari pihak USIM

Selain program pertukaran budaya, program GISO juga banyak melakukan kegiatan bakti sosial, diantaranya pemberian sumbangan berupa paket Al qur’an, buku, pakaian dan  uang, untuk sejumlah  lembaga pendidikan, rumah ibadah, masjid di Lombok. 

Sumbangan tersebut diantaranya disalurkan untuk Masjid Hubbul Wathan Islamic Centre Mataram, Masjid Nurul Hidayah Biletepung Kec. Gerung,  Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Ponpes dan Paud Nur Albana yayasan Asshohwah Al Islamiyah, serta sejumlah tempat ibadah (musholla ).

Ketua yayasan Ponpes Asshohwah Al Islamiyah Akhyar Rosidi S.Sos, I mengapresiasi dan berterimakasih atas program GISO yang dijalankan rombongan USIM di Lombok, dan di Ponpes Asshohwah khusunya. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat dan menguntungkan banyak pihak. Masyarakat atupun Ponpes tentu banyak terbantu dan mengambil manfaat dengan aktifitas sosial yang dilakukan melalui program GISO.

“Sumbangan moril dan materiil yang disalurkan tentu sangat bermanfaat bagi Ponpes, untuk perkembangan dan kemajuan aktifitas pondok kedepan,” kata Akhyar. Selain itu, spirit kerjasama level internasional yang digalakkan pihak ponpes dan pihak USIM selama ini, telah menumbuhkan semangat baru, semangat untuk mengenal wawasan global dikalangan para santri maupun para asatiz.

“Insya Allah dalam waktu ini kita akan kirim enam santri ke Malaysia tepatnya ke USIM sebagai program balasan atas kunjungannya ke Ponpes Kita,” ujarnya

Senada dengan Akhyar, ungkapan terimakasih dan apresiasi juga diungkpan penghulu Dusun Biletepung H. Farhan, yang menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas kunjungan dan program GISO yang dilakukan di Kampung Biletepung, tepatnya di Masjid Nurul Hidayah, masjid setempat. 

“Terimakasih atas apa yang diberikan untuk Masid dan masyarakat Biletepung, semoga apa yang diberikan untuk Masjid bisa mendatangkan manfaat sehingga menjadi amal jariyah bagi kita bersama,” kata H. Farhan.

Sementara itu Mudirul Ma’had Ponpes  Asshohwah Al Islamiyah TGH.Taisir Al Azhar Lc,MA juga menyambut baik kunjungan pihak USIM dan program GISO yang digalakkan. Ia merasan program seperti ini tentu akan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Kunjungan pihak USIM kali ini adalah sebagai tanda makin erat dan komitnya kerja sama dua  lembaga pendidikan, yakni Ponpes Asshohwah dan USIM. Kerjasama ini diharapkan akan menempa mental dan spirit santri menjadi santri yang berfikir global dan moderat.

“ Kita berharap kunjungan-kunjungan internasional ini bisa mewujudkan santri yang berfikiran global dan moderat, kita gembira dan bangga dengan semua ini,” kata dia. 33 rombongan USIM dan 23 diantaranya termasuk rombongan program GISO ,dan 10 lainnya adalah rombongan  relawan kemanusiaan Malaysia, yang juga banyak melakukan kegiatan dan bantuan kemanusiaan di pulau Lombok. Merkeka bertolak ke negeri asal Senin, (2/8) lalu.  (*)




Agustus 04, 2017

0 komentar:

Posting Komentar